Profil

Beranda   /   Profil

“Kelompok Bersyukur & Berbagi” secara informal dimulai sejak tahun 2012 yang awalnya  bertemu sebagai sesama orang tua anak dengan disabilitas di SLB PGRI Nanggulan,  Kulonprogo, DI Yogyakarta. Dengan berjalannya waktu, kemudian kelompok 6 perempuan  keluarga dengan disabilitas ini sepakat untuk menjalankan pelayanan ini secara lebih serius  dan terorganisir, meskipun kami belum memiliki legalitas resmi. Kami memutuskan menggunakan nama singkat kelompok “Bersyukur dan Berbagi” menjadi B & B. Kami  berenam adalah sbb:

  1. Nur Handayani Seftyana (Orang tua anak dengan disabilitas)
  2. Puji Triwahyuni (Orang tua anak dengan disabilitas)
  3. Naumi Ardi Pratiwi (Orang tua anak dengan disabilitas)
  4. Cisilia Nenita (Orang tua anak dengan disabilitas, yang mana anak tercintanya belum lama berpulang pada Juli 2020 lalu)
  5. Damaijanti Teguh
  6. Cisilia Jumanah

Latar Belakang

Keluarga dengan disabilitas memiliki tantangan tersendiri dalam hal menjaga keberlangsungan  kehidupan keluarga, khususnya bagi keluarga berlatar belakang ekonomi lemah. Tantangan  tersebut baik berupa tantangan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi.  Masih banyak keluarga yang menyembunyikan anggota keluarga dengan disabilitas karena masih  menganggap atau dianggap aib, penerimaan masyarakat sekitar yang rendah karena stigma dan  minimnya pemahaman mereka tentang disabilitas, perhatian pemerintah yang belum maksimal,  dan sistem sosial, pendidikan, serta ekonomi yang belum akses bagi keberadaan serta pengakuan  terhadap disabilitas. 

Dari latar belakang inilah, kelompok kecil Bersyukur dan Berbagi mencoba untuk masuk dan  berkontribusi bagi pemberdayaan keluarga dengan disabilitas di sekitar lingkungan anggota  kelompok B&B ini. Ini menjadi awal gerak pelayanan yang dilakukan kelompok B&B.

Visi

Terpenuhinya hak keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu agar mandiri dan  berdaya.

Misi

  1. Keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu, memiliki pemahaman yang  benar tentang hak-hak mereka, sehingga mereka memiliki rasa percaya diri dalam  memenuhi hak-hak meraka.
  2. Keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu, bisa melihat, menemukan dan  mengembangkan potensi diri mereka yang mendukung kemandirian mereka.
  3. Keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu, bisa terlibat aktif dalam  kegiatan-kegiatan yang memberdayakan mereka.

Tujuan

  1. Membantu keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu, memiliki  pemahaman yang benar tentang hak-hak mereka, sehingga mereka memiliki rasa percaya  diri dalam memenuhi hak-hak meraka.
  2. Memfasilitasi keluarga dengan disabilitas dan keluarga kurang mampu, dalam melihat,  menemukan dan mengembangkan potensi diri mereka yang mendukung kemandirian mereka.
  3. Menjangkau, mendorong dan melibatkan keluarga dengan disabilitas dan kurang mampu,  dalam kegiatan-kegiatan yang memberdayakan mereka.